Banjir Jakarta Melanda – 10 Titik Berbahaya yang Wajib Dihindari

Banjir Jakarta Melanda lagi nih, guys! Siapa yang gak pernah ngerasain ketakutan saat lihat air naik di jalanan Jakarta? Apalagi buat kita yang masih muda dan aktif bergerak di ibu kota, pasti sering banget kena dampaknya. Nah, artikel ini bakal kasih tau kalian 10 titik berbahaya yang wajib dihindari saat Banjir Jakarta Melanda.

Berdasarkan data terbaru tahun 2025, banjir masih jadi masalah klasik yang bikin repot warga Jakarta. Dari banjir besar yang melanda wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Karawang sejak 3 Maret 2025 malam, banyak titik yang jadi langganan banjir dan super bahaya untuk dilalui. Makanya, yuk kita bahas satu per satu!

Link ke daftar titik banjir:

Untuk info terkini seputar banjir Jakarta, kalian bisa cek di Pantau Banjir Jakarta atau BMKG buat update cuaca dan potensi banjir.

1. Angke Hulu – Zona Merah saat Banjir Jakarta Melanda 

Info Banjir Hari ini 3 Maret di Jakarta: Cek Pintu Air Waspada

Angke Hulu adalah salah satu titik paling berbahaya saat Banjir Jakarta Melanda. Kawasan Angke Hulu tercatat dalam status merah atau Bahaya (Siaga 1). Daerah ini sering banget jadi langganan banjir karena letaknya yang strategis sebagai muara beberapa sungai.

Kalau kalian lagi di area sini dan hujan mulai deras, mending langsung cari jalan alternatif atau hindari sama sekali. Air di sini bisa naik super cepet dan mencapai ketinggian yang berbahaya banget. Banyak kendaraan yang mogok atau bahkan terseret arus di kawasan ini.

2. Sunter Hulu – Titik Kritis yang Wajib Dihindari 

Pintu Air Pos Pantau Sunter Hulu Siaga I, BPBD DKI Imbau Warga Bantaran Sungai Waspada Banjir

Sunter Hulu juga masuk dalam daftar zona merah saat Banjir Jakarta Melanda. Kawasan Sunter Hulu tercatat dalam status merah atau Bahaya (Siaga 1). Area ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan karena sistem drainasenya yang kurang optimal.

Buat kalian yang sering lewat Sunter, pastikan selalu cek kondisi cuaca dan tinggi muka air sebelum berangkat. Soalnya, banjir di sini bisa berlangsung lama dan susah surut. Banyak perumahan dan jalan utama yang langsung terendam kalau hujan deras.

Tips Menghindari Banjir di Sunter Hulu

Kalau terpaksa harus lewat area ini, pastikan kendaraan kalian dalam kondisi prima dan selalu bawa perlengkapan darurat. Jangan pernah nekat terobos genangan yang tingginya udah mencapai roda kendaraan.

3. Karet – Zona Siaga 2 yang Tetap Berbahaya 

Waspada! BPBD Umumkan Pintu Air Karet Berstatus Siaga 3

Karet masuk dalam kategori Siaga 2 saat Banjir Jakarta Melanda. Kawasan Karet berada dalam status cokelat atau Siaga (Siaga 2). Meskipun levelnya di bawah zona merah, tetap aja bahaya dan harus dihindari.

Daerah Karet ini strategis banget karena deket dengan area bisnis dan perkantoran. Makanya, sering banget macet parah kalau banjir. Genangan air di sini bisa bikin kendaraan mogok dan traffic jadi kacau balau.

4. Pasar Ikan – Langganan Banjir yang Mengerikan 

Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1

Pasar Ikan juga masuk dalam kategori Siaga 2 saat Banjir Jakarta Melanda. Kawasan Pasar Ikan berada dalam status cokelat atau Siaga (Siaga 2). Daerah ini emang udah terkenal banget sebagai langganan banjir yang parah.

Lokasinya yang deket dengan laut dan muara sungai bikin area ini rentan banget terkena banjir rob dan banjir sungai sekaligus. Kalau kalian ada urusan ke area ini, mending ditunda dulu kalau lagi musim hujan.

5. Manggarai – Zona Waspada yang Tetap Harus Dihindari 

Peringatan Banjir di Jakarta Meningkat, Pintu Air Manggarai Berstatus Siaga 3 – GARUDA TV

Manggarai masuk dalam kategori Waspada saat Banjir Jakarta Melanda. Kawasan berstatus kuning atau Waspada (Siaga 3) yaitu Manggarai. Meskipun levelnya paling rendah, tetap aja harus waspada karena bisa berubah jadi berbahaya sewaktu-waktu.

Stasiun Manggarai yang jadi transit utama KRL sering banget terganggu kalau banjir. Buat kalian yang commuter, pastikan selalu cek info terbaru dari KAI sebelum berangkat.

Dampak Banjir di Manggarai

Banjir di Manggarai bisa bikin chaos total di transportasi umum. Banyak kereta yang delay atau bahkan dibatalkan. Jalanan juga jadi macet parah karena orang-orang beralih ke kendaraan pribadi.

6. Petogogan – Tanggul Jebol dan Banjir Melanda 

Tanggul Kali Krukut Jebol, Perumahan Pulo Raya Petogogan Terendam 1 Meter dan Air Masuk Rumah - TribunNews.com

Petogogan jadi salah satu titik yang super berbahaya saat Banjir Jakarta Melanda. Tanggul sepanjang lima meter di Jalan Wijaya I, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, jebol Selasa dini hari usai hujan deras. Kondisi ini bikin area ini jadi super rawan dan bahaya.

Kalau tanggul aja bisa jebol, bayangin dong seberapa bahayanya kalau kita nekat lewat area ini saat banjir. Air bisa datang tiba-tiba dan dengan kecepatan tinggi. Banyak warga yang harus dievakuasi karena air naik dengan cepat.

7. Kampung Melayu – Titik Rawan yang Sering Terendam 

Kebon Pala Kampung Melayu terendam banjir, begini situasi terkini - Jakarta Insider

Kampung Melayu masuk dalam daftar titik yang sering terkena dampak saat Banjir Jakarta Melanda. Kampung Melayu termasuk area yang mengalami pemadaman listrik karena banjir. Bayangin dong, selain terendam air, listrik juga padam!

Area ini strategis banget karena jadi penghubung antara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Makanya, kalau banjir di sini, dampaknya bisa meluas ke area sekitar. Traffic juga jadi kacau total.

8. Kemayoran – Zona Rawan dengan Risiko Tinggi 

ZONA RAWAN PENULARAN COVID-19 DI IBU KOTA | ANTARA Foto

Kemayoran juga jadi salah satu titik berbahaya saat Banjir Jakarta Melanda. Kemayoran termasuk area yang sering mengalami pemadaman listrik karena banjir. Kombinasi antara banjir dan mati listrik ini bikin situasi jadi lebih berbahaya.

Daerah ini dikenal sebagai kawasan industri dan bisnis, jadi kalau banjir, dampak ekonominya juga besar. Banyak perusahaan yang terpaksa tutup sementara karena tidak bisa beroperasi.

Risiko Kemayoran saat Banjir

Selain genangan air, risiko kecelakaan juga tinggi karena visibilitas yang buruk dan jalan yang licin. Banyak kendaraan yang slip atau tabrakan karena kondisi jalan yang tidak terlihat jelas.

9. Cempaka Putih – Area Bahaya dengan Pemadaman Listrik 

107 Gardu Listrik Terdampak Banjir di Jakarta Kembali Menyala - Bisnis Liputan6.com

Cempaka Putih masuk dalam daftar area berbahaya saat Banjir Jakarta Melanda. Cempaka Putih juga mengalami pemadaman listrik karena banjir. Kondisi ini bikin area ini jadi double danger – banjir plus gelap gulita.

Daerah ini padat penduduk dan banyak pemukiman warga. Kalau banjir datang, evakuasi jadi lebih sulit karena akses jalan yang terbatas dan kondisi yang gelap.

10. Bidara Cina – Banjir Setinggi 2 Meter! 

Bidara Cina Masih Terendam Banjir Setinggi 2 Meter, Warga: Kalau Cuma Hujan Jakarta Gak Separah ini

Bidara Cina jadi titik terakhir yang wajib dihindari saat Banjir Jakarta Melanda. Bidara Cina Masih Terendam Banjir Setinggi 2 Meter. Bayangin dong, 2 meter! Itu udah setinggi orang dewasa!

Area ini memang jadi langganan banjir yang parah banget. Air setinggi 2 meter bisa bikin kendaraan tenggelam total dan sangat berbahaya untuk keselamatan nyawa. Banyak warga yang harus mengungsi karena rumah mereka terendam total.

Kesimpulan

Banjir Jakarta Melanda memang masih jadi masalah serius yang harus kita waspadai. Dari 10 titik berbahaya yang udah kita bahas, semuanya punya risiko tinggi yang bisa membahayakan keselamatan. Ingat, lebih baik mencegah daripada mengobati!

Selalu cek info cuaca terkini dan kondisi banjir sebelum bepergian. Jangan pernah nekat terobos genangan yang tinggi, dan selalu siapkan rute alternatif. Keselamatan kalian adalah prioritas utama!

Stay safe, guys! Dan jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian biar mereka juga tau titik-titik berbahaya saat Banjir Jakarta Melanda. Together we can stay safe!

Share via
Copy link