Anak Krakatau Erupsi 15 Kali, Merapi Luncurkan Lava Pijar 1700 Meter


Ringkasan Cepat:

  • Gunung Anak Krakatau mencatat 15 erupsi pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, pukul 18.30–23.23 WIB. Letusan tidak terlihat karena gelap, tetapi terekam seismograf (Liputan6).
  • Gunung Merapi meluncurkan lava pijar hingga 1.700 meter ke Kali Krasak dalam laporan BPPTKG yang dimuat 2 November 2026 (Radar Jogja).
  • Keduanya berstatus Level III (Siaga). Radius 5 km dari kawah Anak Krakatau tertutup bagi warga dan wisatawan.

02 November 2026 — Anak Krakatau erupsi 15 kali dan Merapi luncurkan lava pijar 1.700 meter. Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meletus 15 kali pada Sabtu malam (31/10/2026). Merapi mengirim guguran lava ke Kali Krasak dalam laporan BPPTKG 2 November. Keduanya masih berstatus Siaga (Level III), sehingga zona bahaya tetap tertutup.

Mengapa Dua Gunung Ini Jadi Sorotan Hari Ini?

Anak Krakatau Erupsi 15 Kali, Merapi Luncurkan Lava Pijar 1700 Meter

Dua gunung api aktif di pulau berbeda menunjukkan aktivitas tinggi pada waktu hampir bersamaan. Anak Krakatau berada di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan. Merapi berdiri di perbatasan Jawa Tengah dan DIY.

Keduanya berstatus Level III (Siaga), satu tingkat di bawah Awas. Bagi warga pesisir Banten, Lampung, dan lereng Merapi di Sleman, pertanyaannya sederhana. Seberapa dekat bahayanya, dan apa yang harus dilakukan?

Rentetan erupsi memang bukan hal baru tahun ini. Pada Januari 2026, Gunung Semeru juga mencatat erupsi beruntun yang dipantau ketat petugas.

Rincian 15 Erupsi Anak Krakatau

Jarum alat seismograf bergerak cepat mencatat garis-garis gempa vulkanik yang ekstrem di atas gulungan kertas.

Gunung Anak Krakatau mencatat 15 erupsi pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Menurut laporan Liputan6, erupsi pertama terjadi pukul 18.30 WIB. Berikutnya tercatat pukul 19.15, 19.32, 19.38, 19.42, 19.54, 19.59, 20.02, 20.06, 20.11, 20.18, 20.24, 20.39, dan 20.50 WIB. Erupsi terakhir muncul pukul 23.23 WIB.

Kolom letusan tidak teramati karena kondisi malam hari. Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, menyampaikan pada Minggu (1/11/2026): “Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.”

Seismograf merekam amplitudo maksimum 51–58 milimeter pada erupsi yang dirinci. Erupsi pukul 20.24 WIB berdurasi 271 detik, sekitar 4,5 menit.

Pada pengamatan 1 November pukul 00.00–06.00 WIB, petugas mencatat satu gempa letusan berdurasi 5.468 detik, lebih dari 91 menit. Tremor menerus juga terekam melampaui skala alat (overscale). Asap kawah putih kelabu menjulang 50–200 meter di atas puncak. Suara Merdeka kemudian melaporkan jumlah gempa letusan turun dari 15 menjadi satu kali pada pemantauan berikutnya.

Merapi: Lava Pijar Meluncur 1.700 Meter ke Kali Krasak

Aliran lava pijar yang menyala terang membelah lereng gelap dan berbatu di Gunung Merapi pada malam hari.

Dalam laporan BPPTKG yang dimuat Radar Jogja pada 2 November 2026, Merapi meluncurkan lima guguran lava ke sektor barat daya. Sasarannya kawasan Kali Sat, Kali Putih, dan Kali Krasak, dengan jarak maksimum 1.600 meter.

Satu guguran lava meluncur khusus ke Kali Krasak sejauh 1.700 meter. Petugas juga mencatat 61 kali gempa guguran.

Angka ini berubah dari hari ke hari. Pada 29 Oktober, Radar Jogja melaporkan lima guguran lava hingga 1.800 meter. Pada 31 Oktober, BPPTKG mencatat dua luncuran 1.900 meter ke Kali Krasak. Suara Merdeka melaporkan satu guguran sejauh 1,7 km pada 1 November, saat gunung tertutup kabut.

BPPTKG menyebut suplai magma masih berlangsung, sehingga awan panas guguran tetap mungkin terjadi. Pernyataan itu dimuat RMOL Jateng pada 13 Oktober 2026. Potensi bahaya berada di sektor selatan–barat daya. Sungai Boyong berisiko hingga 5 km, sedangkan Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km dari puncak.

Imbauan Resmi dan Dampak bagi Warga

Petugas BPBD mengenakan rompi oranye sedang memasang papan peringatan zona bahaya radius 5 kilometer di pinggir jalan desa.

Untuk Anak Krakatau, pos pengamatan melarang masyarakat, wisatawan, dan pendaki memasuki radius 5 km dari pusat erupsi. Larangan juga berlaku dalam radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara.

Bahaya yang disebutkan meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan erupsi sekunder. Erupsi sekunder dipicu kontak lava panas dengan air laut atau air hujan.

Warga pesisir Banten dan Lampung diminta tetap tenang dan tidak mempercayai isu bahwa erupsi ini akan memicu tsunami. Aktivitas harian tetap berjalan sambil mengikuti arahan BPBD setempat, menurut laporan Liputan6.

Di Cilegon, Polsek Cinangka memperketat pemantauan dan berkoordinasi dengan petugas Pos Pantau Pasauran, seperti dilaporkan Kabar6. Informasi kebencanaan lain bisa dibaca di laporan kewaspadaan gempa dan tsunami.

Untuk Merapi, BPPTKG mengimbau warga menghindari kawasan potensi bahaya. Radar Jogja pada 16 Oktober 2026 juga mengingatkan ancaman awan panas dan banjir lahar hujan di zona bahaya.

Data Singkat: Anak Krakatau dan Merapi

WaktuGunungData tercatatSumber
29/10/2026Merapi5 guguran lava barat daya, maks. 1.800 mRadar Jogja
31/10/2026Merapi2 luncuran lava ke Kali Krasak, 1.900 mRadar Jogja
31/10/2026, 18.30–23.23 WIBAnak Krakatau15 erupsi; amplitudo hingga 58 mmLiputan6
31/10/2026, 20.24 WIBAnak KrakatauErupsi berdurasi 271 detikLiputan6
01/11/2026, 00.00–06.00 WIBAnak Krakatau1 gempa letusan 5.468 detik; tremor menerus overscaleLiputan6
01/11/2026Merapi1 guguran ke Kali Krasak 1,7 km; 16 gempa guguranSuara Merdeka
02/11/2026Merapi5 guguran barat daya maks. 1.600 m; 1 ke Krasak 1.700 m; 61 gempa guguranRadar Jogja

Apa Selanjutnya?

Cahaya matahari terbit menembus kabut pagi di sekitar puncak gunung berapi yang masih mengepulkan asap putih tebal.

Sampai 2 November 2026, sumber yang dirujuk artikel ini belum memuat perubahan status kedua gunung. Level III berarti aktivitas bisa naik atau turun, dan pos pengamatan akan mengevaluasi data terbaru.

Pantau laporan resmi di situs MAGMA Indonesia (magma.esdm.go.id) sebelum bepergian ke sekitar kedua gunung. Indonesia memang berada di kawasan rawan bencana geologi. Gempa 5,5 SR di Pacitan pada Januari lalu adalah salah satu contohnya.

FAQ

Apakah erupsi Anak Krakatau berpotensi memicu tsunami?

Warga pesisir Banten dan Lampung diminta tidak mempercayai isu tsunami akibat erupsi ini. Mereka diminta tetap mengikuti arahan BPBD setempat, menurut laporan Liputan6.

Berapa radius aman dari kawah Anak Krakatau?

Aktivitas dilarang dalam radius 5 km dari pusat erupsi. Ada larangan tambahan 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara.

Apa itu guguran lava pijar Merapi?

Guguran lava pijar adalah material pijar yang runtuh dari area kawah puncak lalu meluncur ke lereng atau alur sungai. Jarak luncurnya dicatat BPPTKG dalam laporan harian.


Artikel ini disusun Redaksi choleray dari laporan PVMBG dan BPPTKG yang dimuat Liputan6, IDN Times, Radar Jogja, Suara Merdeka, RMOL Jateng, dan Kabar6.

Share via
Copy link