Ringkasan Cepat:
- Presiden Donald Trump mengonfirmasi menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan kartu merah Folarin Balogun.
- FIFA lalu menangguhkan sanksi larangan bermain Balogun untuk masa percobaan satu tahun, dan banding Belgia ditolak karena dianggap tidak punya legal standing.
- Meski Balogun tetap tampil, Amerika Serikat kalah 1-4 dari Belgia dan tersingkir dari babak 16 besar — melengkapi eliminasi ketiga tuan rumah Piala Dunia 2026.
Washington/Seattle, 07 Juli 2026 — Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kepada wartawan bahwa ia menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino pekan lalu untuk meminta peninjauan ulang kartu merah yang mengancam status main penyerang Timnas AS Folarin Balogun di Piala Dunia 2026.
Mengapa Ini Penting?

Balogun menerima kartu merah setelah dianggap menginjak kaki bek Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemović, dalam laga babak 32 besar yang dimenangkan AS 2-0. Kartu merah itu semestinya otomatis membuatnya absen satu laga berikutnya, sesuai regulasi kompetisi Piala Dunia 2026.
Namun FIFA lewat Pasal 27 Kode Disiplinnya memilih menangguhkan pelaksanaan sanksi tersebut untuk masa percobaan satu tahun — keputusan yang menurut ESPN nyaris tidak pernah terjadi sepanjang sejarah turnamen ini. Trump sendiri buka suara soal alasannya turun tangan. Menurutnya, ia meminta FIFA meninjau ulang kartu merah tersebut karena tidak melihat insiden itu sebagai bentuk pelanggaran. Pernyataan ini langsung menuai kontroversi — banyak pihak mempertanyakan kepatutan seorang kepala negara ikut campur dalam keputusan teknis yang seharusnya murni menjadi ranah wasit dan badan disiplin olahraga.
Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) langsung bereaksi keras, menyebut keputusan itu sebagai kontradiksi langsung terhadap regulasi turnamen. UEFA turut mengecam, menyatakan kredibilitas kompetisi dipertaruhkan ketika kepastian aturan tidak lagi dijamin oleh pihak yang seharusnya menjaganya.
Dinamika serupa juga pernah mewarnai olahraga Tanah Air — seperti disorot dalam laporan kekalahan tipis Timnas Indonesia, di mana keputusan wasit turut jadi sorotan publik meski tanpa campur tangan tingkat kepala negara.
Reaksi dan Dampak

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, tak menahan sindirannya saat menanggapi keputusan FIFA dalam konferensi pers. Dengan nada sarkastik, ia menyamakan situasi tersebut dengan lelucon April Mop yang datang telat beberapa bulan — sindiran yang secara tersirat menunjukkan ketidakpercayaannya terhadap alasan resmi yang disampaikan FIFA.
Infantino sendiri membela keputusan itu dengan menegaskan independensi badan yudisial FIFA, menyebut prosesnya berjalan sesuai mekanisme internal yang otonom dari tekanan pihak mana pun — termasuk dari kepala negara yang menghubunginya langsung.
Di sisi lain, keterlibatan pejabat AS ternyata tidak berhenti di telepon presiden. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dan Direktur Eksekutif Satgas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, dilaporkan turut membantu tim hukum Federasi Sepak Bola AS menyusun argumen banding ke FIFA. RBFA sempat mengajukan tantangan atas kelayakan Balogun bermain, namun FIFA menolaknya dengan alasan teknis: Belgia dinilai bukan pihak dalam laga sebelumnya sehingga tidak punya hak mengajukan banding.
Isu ini juga tak lepas dari kedekatan personal Trump dan Infantino. Desember lalu, FIFA memberi Trump penghargaan “FIFA Peace Prize” perdana, dan Trump dijadwalkan tampil dalam upacara final Piala Dunia 19 Juli mendatang.
Kronologi Peristiwa

| Waktu | Kejadian | Sumber |
|---|---|---|
| Akhir Juni 2026 | Balogun menerima kartu merah saat AS menang 2-0 atas Bosnia-Herzegovina | ESPN |
| Rabu (pekan sebelum reversal) | Trump menelepon Infantino, meminta peninjauan kartu merah | CBS News, Yahoo Sports |
| Minggu, 5 Juli 2026 | FIFA umumkan penangguhan sanksi Balogun untuk masa percobaan 1 tahun | ESPN, MS NOW |
| Senin, 6 Juli 2026 | FIFA tolak banding RBFA atas dasar tidak punya legal standing | CNBC |
| Senin, 6 Juli 2026 | AS kalah 1-4 dari Belgia, tersingkir dari babak 16 besar | CNBC |
Apa Selanjutnya?

Dengan tersingkirnya Amerika Serikat, seluruh tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026 — AS, Kanada, dan Meksiko — kini resmi tereliminasi dari turnamen di babak 16 besar. FIFA menyatakan telah menjatuhkan denda 40.000 dolar AS kepada Federasi Sepak Bola AS terkait insiden ini, meski sanksi larangan bermain terhadap Balogun sendiri tetap ditangguhkan selama masa percobaan.
Kontroversi ini kemungkinan akan terus dibahas menjelang KTT NATO di Turki, di mana isu tersebut sempat disinggung secara bercanda oleh pejabat AS lain. Bagi FIFA, tekanan untuk menjelaskan independensi proses disiplinnya secara terbuka diperkirakan akan berlanjut, terutama karena keputusan serupa belum pernah diambil sejak kasus Garrincha di Piala Dunia 1962.
Artikel ini disusun oleh Redaksi choleray.com berdasarkan laporan CBS News, CNBC, ESPN, NBC News, Newsweek, dan Yahoo Sports.